TUGAS KELOMPOK
MIKROKOMPUTER DALAM MULTIMEDIA
Nama: -Syahrul Ramadhan (4IB01/17416238)
-Rustandi
(4IB02/18416447 )
-Muhammad
Rafif Maalik (4IB02/15416019)
-Hascaryo
Fajar (4IB02/13416239)
-Muhammad
Khatir Rafif (4IB03/18416040)
-Rizky
Ananta Pradana (4IB03/16416596)
Dosen:
Debyo Saptono
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS GUNADARMA
2020
MIKROKOMPUTER DALAM
MULTIMEDIA
I.
Definisi Multimedia
Multimedia adalah
penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar,
animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga
pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
Multimedia
dapat dikategorikan menjadi 2 macam, yaitu mulitimedia linier dan multimedia
interaktif. Multimedia linier adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi
dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia
ini berjalan sekuensial (berurutan / lurus), contohnya : TV dan film. Sedangkan
multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat
pengontrol (atau alat bantu berupa komputer, mouse, keyboard dan lain-lain)
yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang
diinginkan untuk proses selanjutnya. Contohnya seperti aplikasi game.
Multimedia interaktif menggabungkan dan mensinergikan semua media yang terdiri
dari teks, grafik, audio, dan interaktivitas (rancangan).
Multimedia
dapat disajikan dalam beberapa metode, antara lain :
·
Berbasis
kertas (Paper-based), contoh : buku, majalah, brosur.
·
Berbasis
cahaya (Light-based), contoh : slideshows, transparansi.
·
Berbasis
suara (Audi-based), contoh : CD players, tape recorder, radio.
·
Berbasis
gambar bergerak (Moving-image-based), contoh : televisi, VCR (Video Cassete Recorder),
film.
·
Berbasis
digital (Digilatally-based), contoh : komputer.
II. Penerapan
Multimedia dalam Berbagai Bidang
Contoh penerapan
multimedia dalam berbagai bidang kehidupan sehari-hari :
1. Bidang Bisnis
a)
Company
File
b)
Presenstasi
Bisnis
c)
Simulasi
atau demonstrasi produk
2.
Bidang
Pendidikan
a)
Media
pembelajaran
b)
Simulasi
keilmuan seperti menunjukkan benda kecil, planet, angin, hujan , dll
3.
Bidang
Kesehatan
a)
Simulasi
anggota tubuh seperti otak, usus, paru-paru
b)
Simulasi
bakteri, virus, cara kerja penyakit
c)
Media
penyuluhan kesehatan
4.
Bidang
Industri
a)
CAD
(Computer Aided Design)
Berfungsi
sebagai meja gambar elektronik untuk para
perancang dan juru gambar. Aplikasi industri : Penerbangan , dan Mobil.
b)
CAM
(Computer Aided Manufacturing)
Termasuk
pada jenis alat untuk otomasi manufaktur yang digunakan pada lantai produksi. Aplikasi
industri : Robot.
c)
CIM
(Computer
Integrated Manufacturing)
Berfungsi
memadukan dan mengkoordinasikan perancang, manufaktur dan manajemen berbasis komputer
(SIM = Sistem Informasi Manajemen).
d)
CAP
(Computer
Aided Planning) &
CAPP (Computer Aided Process Planning)
Berperan dalam mengatur
aliran pekerjaan secara efisien, termasuk menghasilkan aliran produksi yang
optimal.
III. Pemanfaatan
Multimedia
Pada zaman
sekarang yang segala sesuatu dengan menggunakan teknologi tidak lepas dari
multimedia yang melengkapi teknologi tersebut, itu kenapa multimedia mempunyai
peranan yang penting dari segala aspek, karena multimedia merupakan pemicu (triggers)
pembaca memperoleh sesuatu yang ‘lebih’ dibandingkan topik yang dipelajari.
Tidak hanya itu peranan multimedia akan sangat efektif dalam penyampaian
informasi, faktanya menurut Computer Technology Research (CTR):
1.
Orang
mampu mengingat 20% dariapa yang dilihat
2.
Orang
mampu mengingat 30% dariapa yang didenga
3.
Orang
mampu mengingat 50% dariapa yang didengar, dilihat dan dilakukan
Multimedia
dapat ditempatkan dimana saja selama masyarakat membutuhkan akses ke sumber
informasi elektronik. Multimedia mengubah sajian tradisional komputer yang
berupa teks, menjadi suatu media yang menarik perhatian dan keingintahuan.
Penerimaan informasi menjadi semakin baik, dan jika disusun secara baik,
multimedia juga bisa menjadi amat menghibur. Multimedia juga menjembatani dan
menjangkau masyarakat yang sedikit alergi terhadap bentuk penyampaian standard
komputer kedalam bentuk yang lebih mudah dapat diterima dan mudah digunakan.
IV. Kelebihan
dan Kekurangan Multimedia
Berikut ini kelebihan dan kekurangan multimedia
Ø Kelebihan Multimedia
Berikut ini merupakan
kelebihan yang dimiliki oleh multimedia:
1. Menarik perhatian, karena manusia memiliki
keterbatasan pada daya ingat.
2. Media alternatif dalam penyampaian pesan, karena
multimedia diperkuat dengan teks, suara, gambar, video dan animasi.
3. Meningkatkan kualitas penyampaian informasi
4. Interaktif
Setelah kita melihat beberapa kelebihan multimedia,
sekarang kita lihat kekurangan dari multimedia itu sendiri. Berikut ini
beberapa kekurangan multimedia.
Ø Kekurangan Multimedia
Berikut ini merupakan
kekurangan multimedia:
5. Design yang buruk akan menyebabkan kebingungan dan
kebosanan atau pesan yang tidak tersampaikan dengan baik.
6. Kendala bagi orang yang memiliki terbatas seperti
cacar fisik.
7. Tuntunan terhadap spesifikasi komputer yang memadai.
Kelebihan dan kekurangan dari multimedia sendiri ada karena faktor dari
manusianya sendiri, sama seperti halnya pembuatan multimedia sendiri
dikarenakan kekurangan manusia sendiri ketika mendapatkan sesuatu.
V. Multimedia
dalam Bidang Elektronika
Pada dunia elektronika multimedia sangat
berperan penting, contohnya yaitu: digital signage. Digital signage adalah sebuah
bentuk penyampaian informasi melalui media display elektronik yang dilakukan
secara dinamis dan menarik. Dengan memanfaatkan teknologi LCD, LED dan plasma.
Digital Signage dapat menyampaikan
informasi secara satu arah dan dua arah menggunakan dukungan interaktif. Banyak
kelebihan yang ditawarkan oleh digital signage sebagai media untuk menyebarkan
informasi ke target penonton daripada media konvensional. Digital signage bersifat dinamis,
kontennya diperbaharui kapanpun sesuai kebutuhan tanpa harus mengeluarkan biaya
lagi untuk percetakan. Sistem ini bersifat fleksibel dan kontennya dapat diatur
secara terpusat sehingga menguntungkan bila penempatannya tersebar di banyak
cabang. Konten sistem ini dapat bersifat dinamis dan atraktif, sertamemiliki
kekuatan visual yang lebih untuk menarik perhatian penonton. Penggunanaan media
ini pada bidang pemasaran dapat menaikkan citra perusahaan maupun branded dari produk yang
ditawarkan. Dari berbagai
keuntungan yang ditawarkan teknologi digital signage, tentunya ada
kendala yang masih harus dihadapi. Digital signage memerlukan sebuah
komputer pengolah konten multimedia, yang artinya, biaya yang harus dikeluarkan
untuk perancangan, pengadaan alat, pemeliharaan, hingga konsumsi daya listrik
yang diperlukan cukup tinggi. Dari masalah tersebut beragam solusi juga
tersedia, salah satunya adalah mengganti perangkat pemroses inti digital
signage dengan sebuah mikrokomputer. Mikrokomputer
dapat digunakan sebagai mesin pengolah konten multimedia pada digital
signage. Keuntungannya yaitu biaya untuk pengadaan sebuah mikrokomputer
relatif terjangkau, ukurannya yang kecil (sebesar kartu ATM), dan tentunya
konsumsi dayanya yang hemat dibandingkan dengan komputer personal (desktop)
membuatnya layak untuk mensubtitusi penggunaan komputer sebagai inti pemroses
sebuah digital signage. Jenis mikrokomputer yang beredar dipasaran saat
ini sangat beragam, seperti yang berarsitektur ARM Raspberry Pi Tipe B (Raspi
B). Raspi B mampu menjalankan sistem pengelola konten berbasis web.
Manfaat
menggunakan digital signage, antara lain yaitu :
1.
Informasi publik, dengan Digital Signage
Anda sebagai pengusaha bisa menjangkau
masyarakat luas agar dapat mengabarkan info event terbaru, memberikan informasi
cuaca dan masih banyak informasi lain. Tentu dengan menempatkan Digital Signage
di lampu merah atau tempat lain yang memang dilewati banyak orang.
2.
Infromasi
internal, jika manfaat pertama adalah di luar, kini Digital Signage juga bisa
digunakan didalam kantor, contoh untuk menjaga tingkat kedisplinan pegawai,
akhirnya setiap sudut ditempatkan informasi dari Digital Signage.
3.
Informasi
produk, nah ini yang mungkin Anda suka dan bisa menghasilkan uang yang banyak.
Yaitu dengan menampilkan iklan dari sebuah brand produk, mengenai foto atau
video pemasaran lainnya.
4.
Branding,
tidak hanya untuk client. Ternyata jika pemilik Digital Signage adalah Anda,
bisa menampilkan informasi tentang perusahaan Anda sendiri. Dengan tujuan dapat
dikenal luas oleh masyarakat.
5.
Navigasi,
di manfaat kelima ini adalah untuk Anda sebagai pengelola tempat hiburan,
tempat wisata dan museum. Dan coba ganti metode penyampaian informasinya dengan
Digital Signage, pasti pengunjung akan lebih senang dan mendapatkan pengalaman
yang berbeda.
Keunggulan
menggunakan digital signage, antara lain yaitu :
1.
Memiliki
kekuatan visual, kontak visual tersebut mampu menarik perhatian audiens atau
pelanggan sehingga tertarik untuk membeli sesuatu di sebuah perusahaan atau
sejenisnya.
2.
Real
time update konten, selanjutnya adalah mampu untuk mengupdate sebuah konten
yang baru dan bermanfaat. Dengan demikian audiens atau pelanggan akan semakin
yakin untuk membeli sesuatu pada perusahaan tersebut.
3.
Mampu
berpresentasi secara mudah, kelebihan yang lain adalah Anda lebih mudah dalam
mempresentasikan sesuatu seputar bisnis perusahaan Anda dengan lebih mudah.
4.
Menghasilkan
uang, bisa saja menjadi terminal profit center sendiri yang memiliki ruang
advertisement kepada suplier.
5.
Inovatif,
mampu dengan mudah berinovasi mengenai kehidupan yang mencakup teknologi IT
dengan digital signage.
PENUTUP
Dari penjelasan
tersebut, penulis dapat memberikan kesimpulan bahwa digital signage dalam multimedia sangat
berguna untuk kehidupan sehari dan sangat berguna bagi perusahaan periklanan. Namun
digital sigage memikili kekurangan dan kelebihan yang sudah di sebutkan. Sekian
dari penulis apabila masih ada kekurangan mohon dimaafkan. Sekian terima kasih
Referensi
Vaughan, T. (1994). Multimedia: Making it Work (2nd ed.).
USA: McGraw-Hill.

