mp3

Rabu, 25 Maret 2020

MIKROKOMPUTER DALAM MULTIMEDIA



TUGAS KELOMPOK
MIKROKOMPUTER DALAM MULTIMEDIA



                              Nama:    -Syahrul Ramadhan (4IB01/17416238)
                                             -Rustandi (4IB02/18416447 )
                                             -Muhammad Rafif Maalik (4IB02/15416019)
                                             -Hascaryo Fajar (4IB02/13416239)
                                             -Muhammad Khatir Rafif (4IB03/18416040)
                                             -Rizky Ananta Pradana (4IB03/16416596)
                              Dosen:   Debyo Saptono
                             


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS GUNADARMA
2020
MIKROKOMPUTER DALAM MULTIMEDIA

I.         Definisi Multimedia
       Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
       Multimedia dapat dikategorikan menjadi 2 macam, yaitu mulitimedia linier dan multimedia interaktif. Multimedia linier adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia ini berjalan sekuensial (berurutan / lurus), contohnya : TV dan film. Sedangkan multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol (atau alat bantu berupa komputer, mouse, keyboard dan lain-lain) yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang diinginkan untuk proses selanjutnya. Contohnya seperti aplikasi game. Multimedia interaktif menggabungkan dan mensinergikan semua media yang terdiri dari teks, grafik, audio, dan interaktivitas (rancangan).
Multimedia dapat disajikan dalam beberapa metode, antara lain :
·         Berbasis kertas (Paper-based), contoh : buku, majalah, brosur.
·         Berbasis cahaya (Light-based), contoh : slideshows, transparansi.
·         Berbasis suara (Audi-based), contoh : CD players, tape recorder, radio.
·         Berbasis gambar bergerak (Moving-image-based), contoh : televisi, VCR (Video Cassete Recorder), film.
·         Berbasis digital (Digilatally-based), contoh : komputer.

II.      Penerapan Multimedia dalam Berbagai Bidang
Contoh penerapan multimedia dalam berbagai bidang kehidupan sehari-hari :
1.      Bidang Bisnis
a)      Company File
b)      Presenstasi Bisnis
c)      Simulasi atau demonstrasi produk
2.      Bidang Pendidikan
a)      Media pembelajaran
b)      Simulasi keilmuan seperti menunjukkan benda kecil, planet, angin, hujan , dll
3.      Bidang Kesehatan
a)      Simulasi anggota tubuh seperti otak, usus, paru-paru
b)      Simulasi bakteri, virus, cara kerja penyakit
c)      Media penyuluhan kesehatan
4.      Bidang Industri
a)      CAD (Computer Aided Design)
Berfungsi sebagai meja gambar elektronik untuk para  perancang dan juru gambar. Aplikasi industri : Penerbangan , dan Mobil.
b)      CAM (Computer Aided Manufacturing)
Termasuk pada jenis alat untuk otomasi manufaktur yang digunakan pada lantai produksi. Aplikasi industri : Robot.
c)      CIM (Computer Integrated Manufacturing)
Berfungsi memadukan dan mengkoordinasikan perancang, manufaktur dan manajemen berbasis komputer (SIM = Sistem Informasi Manajemen).
d)      CAP (Computer Aided Planning) & CAPP (Computer Aided Process Planning)
Berperan dalam mengatur aliran pekerjaan secara efisien, termasuk menghasilkan aliran produksi yang optimal.

III.   Pemanfaatan Multimedia
       Pada zaman sekarang yang segala sesuatu dengan menggunakan teknologi tidak lepas dari multimedia yang melengkapi teknologi tersebut, itu kenapa multimedia mempunyai peranan yang penting dari segala aspek, karena multimedia merupakan pemicu (triggers) pembaca memperoleh sesuatu yang ‘lebih’ dibandingkan topik yang dipelajari. Tidak hanya itu peranan multimedia akan sangat efektif dalam penyampaian informasi, faktanya menurut Computer Technology Research (CTR):
1.      Orang mampu mengingat 20% dariapa yang dilihat
2.      Orang mampu mengingat 30% dariapa yang didenga
3.      Orang mampu mengingat 50% dariapa yang didengar, dilihat dan dilakukan
Multimedia dapat ditempatkan dimana saja selama masyarakat membutuhkan akses ke sumber informasi elektronik. Multimedia mengubah sajian tradisional komputer yang berupa teks, menjadi suatu media yang menarik perhatian dan keingintahuan. Penerimaan informasi menjadi semakin baik, dan jika disusun secara baik, multimedia juga bisa menjadi amat menghibur. Multimedia juga menjembatani dan menjangkau masyarakat yang sedikit alergi terhadap bentuk penyampaian standard komputer kedalam bentuk yang lebih mudah dapat diterima dan mudah digunakan.

IV.   Kelebihan dan Kekurangan Multimedia
       Berikut ini kelebihan dan kekurangan multimedia
  Ø Kelebihan Multimedia
       Berikut ini merupakan kelebihan yang dimiliki oleh multimedia:
1.      Menarik perhatian, karena manusia memiliki keterbatasan pada daya ingat.
2.      Media alternatif dalam penyampaian pesan, karena multimedia diperkuat dengan teks, suara, gambar, video dan animasi.
3.      Meningkatkan kualitas penyampaian informasi
4.      Interaktif
Setelah kita melihat beberapa kelebihan multimedia, sekarang kita lihat kekurangan dari multimedia itu sendiri. Berikut ini beberapa kekurangan multimedia.
  Ø        Kekurangan Multimedia
       Berikut ini merupakan kekurangan multimedia:
5.      Design yang buruk akan menyebabkan kebingungan dan kebosanan atau pesan yang tidak tersampaikan dengan baik.
6.      Kendala bagi orang yang memiliki terbatas seperti cacar fisik.
7.      Tuntunan terhadap spesifikasi komputer yang memadai.
Kelebihan dan kekurangan dari multimedia sendiri ada karena faktor dari manusianya sendiri, sama seperti halnya pembuatan multimedia sendiri dikarenakan kekurangan manusia sendiri ketika mendapatkan sesuatu.



V.      Multimedia dalam Bidang Elektronika
       Pada dunia elektronika multimedia sangat berperan penting, contohnya yaitu: digital signage. Digital signage adalah sebuah bentuk penyampaian informasi melalui media display elektronik yang dilakukan secara dinamis dan menarik. Dengan memanfaatkan teknologi LCD, LED dan plasma.

       Digital Signage dapat menyampaikan informasi secara satu arah dan dua arah menggunakan dukungan interaktif. Banyak kelebihan yang ditawarkan oleh digital signage sebagai media untuk menyebarkan informasi ke target penonton daripada media konvensional. Digital signage bersifat dinamis, kontennya diperbaharui kapanpun sesuai kebutuhan tanpa harus mengeluarkan biaya lagi untuk percetakan. Sistem ini bersifat fleksibel dan kontennya dapat diatur secara terpusat sehingga menguntungkan bila penempatannya tersebar di banyak cabang. Konten sistem ini dapat bersifat dinamis dan atraktif, sertamemiliki kekuatan visual yang lebih untuk menarik perhatian penonton. Penggunanaan media ini pada bidang pemasaran dapat menaikkan citra perusahaan maupun branded dari produk yang ditawarkan. Dari berbagai keuntungan yang ditawarkan teknologi digital signage, tentunya ada kendala yang masih harus dihadapi. Digital signage memerlukan sebuah komputer pengolah konten multimedia, yang artinya, biaya yang harus dikeluarkan untuk perancangan, pengadaan alat, pemeliharaan, hingga konsumsi daya listrik yang diperlukan cukup tinggi. Dari masalah tersebut beragam solusi juga tersedia, salah satunya adalah mengganti perangkat pemroses inti digital signage dengan sebuah mikrokomputer. Mikrokomputer dapat digunakan sebagai mesin pengolah konten multimedia pada digital signage. Keuntungannya yaitu biaya untuk pengadaan sebuah mikrokomputer relatif terjangkau, ukurannya yang kecil (sebesar kartu ATM), dan tentunya konsumsi dayanya yang hemat dibandingkan dengan komputer personal (desktop) membuatnya layak untuk mensubtitusi penggunaan komputer sebagai inti pemroses sebuah digital signage. Jenis mikrokomputer yang beredar dipasaran saat ini sangat beragam, seperti yang berarsitektur ARM Raspberry Pi Tipe B (Raspi B). Raspi B mampu menjalankan sistem pengelola konten berbasis web.
Manfaat menggunakan digital signage, antara lain yaitu :
1.      Informasi publik, dengan Digital Signage Anda sebagai pengusaha bisa menjangkau masyarakat luas agar dapat mengabarkan info event terbaru, memberikan informasi cuaca dan masih banyak informasi lain. Tentu dengan menempatkan Digital Signage di lampu merah atau tempat lain yang memang dilewati banyak orang.
2.      Infromasi internal, jika manfaat pertama adalah di luar, kini Digital Signage juga bisa digunakan didalam kantor, contoh untuk menjaga tingkat kedisplinan pegawai, akhirnya setiap sudut ditempatkan informasi dari Digital Signage.
3.      Informasi produk, nah ini yang mungkin Anda suka dan bisa menghasilkan uang yang banyak. Yaitu dengan menampilkan iklan dari sebuah brand produk, mengenai foto atau video pemasaran lainnya.
4.      Branding, tidak hanya untuk client. Ternyata jika pemilik Digital Signage adalah Anda, bisa menampilkan informasi tentang perusahaan Anda sendiri. Dengan tujuan dapat dikenal luas oleh masyarakat.
5.      Navigasi, di manfaat kelima ini adalah untuk Anda sebagai pengelola tempat hiburan, tempat wisata dan museum. Dan coba ganti metode penyampaian informasinya dengan Digital Signage, pasti pengunjung akan lebih senang dan mendapatkan pengalaman yang berbeda.
Keunggulan menggunakan digital signage, antara lain yaitu :
1.      Memiliki kekuatan visual, kontak visual tersebut mampu menarik perhatian audiens atau pelanggan sehingga tertarik untuk membeli sesuatu di sebuah perusahaan atau sejenisnya.
2.      Real time update konten, selanjutnya adalah mampu untuk mengupdate sebuah konten yang baru dan bermanfaat. Dengan demikian audiens atau pelanggan akan semakin yakin untuk membeli sesuatu pada perusahaan tersebut.
3.      Mampu berpresentasi secara mudah, kelebihan yang lain adalah Anda lebih mudah dalam mempresentasikan sesuatu seputar bisnis perusahaan Anda dengan lebih mudah.
4.      Menghasilkan uang, bisa saja menjadi terminal profit center sendiri yang memiliki ruang advertisement kepada suplier.
5.      Inovatif, mampu dengan mudah berinovasi mengenai kehidupan yang mencakup teknologi IT dengan digital signage.

PENUTUP

Dari penjelasan tersebut, penulis dapat memberikan kesimpulan bahwa digital signage dalam multimedia sangat berguna untuk kehidupan sehari dan sangat berguna bagi perusahaan periklanan. Namun digital sigage memikili kekurangan dan kelebihan yang sudah di sebutkan. Sekian dari penulis apabila masih ada kekurangan mohon dimaafkan. Sekian terima kasih















Referensi
Vaughan, T. (1994). Multimedia: Making it Work (2nd ed.). USA: McGraw-Hill.

Selasa, 31 Desember 2019

PIPELINING DAN RISC

PIPELINING DAN RISC

1. Pengertian pipelining
Pipelining adalah salah satu cara yang paling sering digunakan dalam pararel prosesing. Teknik pipeline ini dapat diterapkan pada berbagai tingkatan dalam sistem komputer. Bisa  pada level yang tinggi, misalnya program aplikasi, sampai pada tingkat yang rendah, seperti  pada instruksi yang dijalankan oleh microprocessor.
Karena beberapa instruksi diproses secara bersamaan ada kemungkinan instruksi tersebut sama-sama memerlukan resource yang sama, sehingga diperlukan adanya pengaturan yang tepat agar proses tetap berjalan dengan benar dan lancar. Sedangkan ketergantungan terhadap data bisa muncul, misalnya instruksi yang berurutan memerlukan data dari instruksi yang sebelumnya.
2. Instruksi Pipeline
Tahapan pipeline antara lain :
  • Mengambil instruksi dan membuffferkannya
  • Ketika tahapan kedua bebas tahapan pertama mengirimkan instruksi yang dibufferkan tersebut
  • Pada saat tahapan kedua sedang mengeksekusi instruksi, tahapan pertama memanfaatkan siklus memori yang tidak dipakai untuk mengambil dan membuffferkan instruksi berikutnya .
Instuksi pipeline:
Karena untuk setiap tahap pengerjaan instruksi, komponen yang bekerja berbeda, maka dimungkinkan untuk mengisi kekosongan kerja di komponen tersebut.Sebagai contoh :
Instruksi 1: ADD  AX, AX
Instruksi 2: ADD EX, CX
Setelah CU menjemput instruksi 1 dari memori (IF), CU akan menerjemahkan instruksi tersebut(ID). Pada menerjemahkan instruksi  1 tersebut, komponen IF tidak bekerja. Adanya teknologi pipeline menyebabkan IF akan menjemput instruksi 2 pada saat ID menerjemahkan instruksi 1. Demikian seterusnya pada saat CU menjalankan instruksi 1 (EX), instruksi 2 diterjemahkan (ID).
 3. RISC (Reduced Instruction Set Computer)
Kata “reduced” berarti pengurangan pada set instruksi. RISC merupakan rancangan arsitektur CPU yang mengembil dasar filosofi bahwa prosesor dibuat dengan arsitektur yang tidak rumit dengan membatasi jumlah instruksi hanya pada instruksi dasar yang diperlukan saja. Dengan kata lain RISC adalah arsitektur komputer dengan kumpulan perintah (instruksi) yang sederhana, tetapi dalam kesederhanaan tersebut didapatkan kecepatan operasi setiap siklus instruksinya.
Kebanyakan pada proses RISC , instruksi operasi dasar aritmatik hanya penjumlahan dan pengurangan, untuk perkalian dan pembagian sudah dianggap operasi ang kompleks. RISC menyederhanakan rumusan perintah sehingga lebih efisien dalam penyusunan kompiler yang pada akhirnya dapat memaksimumkan kinerja program yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi. RISC di Desain dimaksudkan untuk dapat menampung jumlah register yang sangat banyak untuk mengantisipasi agar tidak terjadi interaksi yang berlebih dengan memory.
Berikut adalah beberapa elemen penting dalam arsitektur RISC, yaitu :
  • Set instruksi yang terbatas dan sederhana
  • Register general-purpose yang berjumlah banyak, atau pengguanaan teknologi kompiler untuk mengoptimalkan pemakaian regsiternya
  • Penekanan pada pengoptimalan pipeline instruksi.

Ciri-ciri karakteristik RISC :
  • Instruksi berukuran tunggal
  • Ukuran yang umum adalah 4 byte
  • Jumlah mode pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang dari lima buah
  • Tidak terdapat pengalamatan tak langsung
  • Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika .

Aplikasi RISC:
Atmel AVR merupakan modifikasi arsitektur Harvard 8-bit RISC single chip microcontroller yang di kembangkan oleh atmel pada 1996 . AVR adalah satu dari keluarga mikrokontroller pertama yang menggunakan memori on-chip flash untuk penyimpanan  program, sebagai lawan untuk progammable one time pada ROM, EPROM atau EEPROM digunakan oleh mikrokontroller lain. Contoh mikroprosesor dengan artsitektur RISC adalah AMD 2900, MIPS R2000, SUN ,SPARC, MC 8800, ATMET 90S1200, 90S2313, 90S2323, 90S2343, 90S4434,90S8515.

Referensi:

ARSITEKTUR FAMILY KOMPUTER IBM PC & TURUNANNYA

ARSITEKTUR FAMILY KOMPUTER IBM PC & TURUNANNYA

  Assalamualaikum. apa kabar kalian semua? semoga baik" saja ya. kali ini saya akan menulis mengenai ARSITEKTUR FAMILY KOMPUTER IBM PC & TURUNANNYA. yuk mulai.

6
Gambar 1. IBM PC
IBM PC adalah sebutan untuk keluarga komputer pribadi buatan IBM. IBM PC diperkenalkan pada 12 Agustus 1981, dan “dipensiunkan” pada tanggal 2 April 1987. Sejak diluncurkan oleh IBM, IBM PC memiliki beberapa keluarga, yakni :
  • IBM 4860 PCjr
  • IBM 5140 Convertible Personal Computer (laptop)
  • IBM 5150 Personal Computer (PC yang asli)
  • IBM 5155 Portable PC (sebenarnya merupakan PC XT yang portabel)
  • IBM 5160 Personal Computer/eXtended Technology
  • IBM 5162 Personal Computer/eXtended Technology Model 286 (sebenarnya merupakan PC AT)
  • IBM 5170 Personal Computer/Advanced Technology
  1. Arsitektur Family Computer IBM PC dan Turunannya
Komputer personal pertama kali muncul setelah diperkenalkan mikroprosesor, yaitu chip tunggal yang terdiri dari set register, ALU dan unit kontrol komputer. IBM PC merupakan arsitektur bus tunggal yang di sebut PC I/O Channel BUS atau PC BUS. PC BUS melengkapi PC dengan 8 jalur data, 20 jalur alamat, sejumlah jalur kontrol dan ruang alamar fisik PC adalah 1 MB.
  1. Konfigurasi Dasar Mikrokomputer
7
Gambar 2. Konfigurasi Mikrokomputer
Mikrokomputer adalah interkoneksi antara mikroprosesor (CPU) dengan memori utama (main memory) dan antarmuka input-output (I/O devices) yang dilakukan dengan menggunakan sistim interkoneksi bus. Jadi, Mikrokomputer dapat dikatakan pula sebagai sebuah mikroprosesor (CPU) dengan ditambahkannya unit memori serta sistem I/O. Ciri utama sistem mikrokomputer adalah hubungan yang berbentuk “bus”. (Istilah bus diambil dari bahasa latin omnibus yang berarti kepada/untuk semua). Bus menunjukkan hubungan antara komponen-komponen secara elektris. Bus meneruskan data, alamat-alamat (address) atau sinyal pengontrol.
Chipset adalah set dari chip yang mendukung kompatibel yang mengimplementasikan berbagai fungsi tertentu seperti pengontrol interupt, pengontrol bus dan timerChip khusus yang di sebut koprosesor yang beroperasi bersama dengan CPU guna meningkatkan fungsionalitasnya.
  1. Komponen IBM PC
  • Sistem Kontrol BUS : Pengontrol BUS, Buffer Data, dan Latches Alamat
  • Sistem Kontrol Interrupt : Pengontrol Interrupt
  • Sistem Kontrol RAM dan ROM : Chip RAM dan ROM, Decoder Alamat, dan Buffer
  • Sistem Kontrol DMA : Pengontrol DMA
  • Timer : Timer Interval Programmable
  • Sistem Kontrol I/O : Interface Paralel Programmable
  1. Sistem Software
System software adalah abstrak, tidak memiliki bentuk fisik. Software tidak dibatasi oleh material serta tunduk pada hukum-hukum fisika atau oleh proses-proses manufaktur. Pengembangan software serta pengelolaan proyek pengembangan software adalah sulit karena kenyataan-kenyataan sebagai berikut :
  • Kompleks, sehingga sulit untuk dipahami
  • Tidak tampak, maka pengukuran kualitas software agak sulit dilakukan dan sulit melacak kemajuan pengembangannya
  • Mudah berubah, karena mudah untuk dimodifikasi namun kita sulit sekali melihat terlebih dahulu konsekuensi dari perubahan-perubahan yang dilakukan.
Software komputer adalah produk yang dihasilkan melalui serangkaian aktivitas proses rekayasa atau pengembangan, yang menghasilkan aktivitas berupa:
  • Dokumen-dokumen yang menspesifikasikan program yang hendak dibangun
  • Program yang dieksekusi komputer
  • Dokumen yang menjelaskan program dan cara kerjanya program
System software :
  • Penetapan Alamat Port I/O
  • Penetapan Vector Interrupt
  • ROM BIOS
  • Penetapan Alamat Memori

Referensi: